Selamat Datang Di Dapur Kami

Rabu, 21 Januari 2015

Kandungan dan Manfaat Makanan Khas Sidoarjo

1. Lontong Kupang

Kupang segar mengandung gizi, terutama protein, yang cukup banyak. Komponen gizi yang terkandung dalam daging kupang meliputi kadar air 75,70%, kadar abu 3,09%, kadar protein 10,85%, kadar lemak 2,68%, dan kadar karbohidrat 1,02%.

Kupang juga memiliki sumber asam amino esensial yang baik. Kupang putih maupun kupang merah memiliki 17 asam amino, sedangkan dari 17 asam amino tersebut terkandung 10 macam asam amino esensial yang diperlukan untuk tubuh, antara lain : treonin, valin, metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, lisin, tripsin, histidin, dan arginin. Asam amino esensial tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, tetapi harus didapat dari makanan sehari-hari.

Kandungan mikronutrien kupang yang bermanfaat bagi kesehatan yaitu Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng). Zat besi diperlukan dalam tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah, sedangkan Zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk metabolisme dalam tubuh. Kupang juga mengandung asam-asam lemak yang dibutuhkan tubuh manusia. Kupang merah mengandung 8,97 LA (asam linoleat), 2,77% EPA (eikosapentanoat), 3,65% DHA (asam dokoheksanoat). Sedangkan kupang putih mengandung 12,31% LNA (asam linoleat), 6,52% EPA, dan 6,61 DHA. Asam lemak esensial omega-3 membentuk komponen yang melancarkan transportasi oksigen dan nutrisi makro (protein, lemak, dan karbrohidrat) ke dalam sel-sel tubuh sehingga dapat membantu pembuangan produk sisa metabolisme seperti karbondioksida dari sel, sedangkan EPA sangat efektif mengurangi kerusakan otot.


2. Kerupuk Udang
Kerupuk Udang mengandung energi sebesar 17 kilokalori, protein 0,7 gram, karbohidrat 2,6 gram, lemak 1,5 gram, kalsium 14,9 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0,06 miligram.  Selain itu di dalam Kerupuk Udang juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 5 gram Kerupuk Udang, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

3. Sate Kerang
Kerang sebenarnya rendah lemak dan kalori, yaitu sepuluh kerang hanya mengandung kurang dari 100 kalori dan hanya 0.2g lemak jenuh. Kerang juga merupakan sumber mineral yang baik , yaitu tembaga, yodium dan zinc, serta mengandung zat besi dan selenium. Kebanyakan jenis kerang juga menyediakan kalium sebanyak 10 persen dari jumlah asupan yang disarankan untuk setiap 100gramnya. Terakhir, kerang ternyata mengandung vitamin A, vitamin E, juga merupakan sumber vitamin B kompleks yang baik.

Sudah lama orang beranggapan jika kerang tinggi kolesterol, namun sebenarnya menurut ahli kesehatan ahli, hal itu lebih rendah dari daging sapi dan ayam yang lebih sering kita makan. Ahli gizi mengatakan bahwa asupan kolesterol perhari tidak boleh melebihi 300 miligram, dan lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10 persen dari kebutuhan kalori harian. Jadi 85 gram atau sekitar 15 kerang hanya memberikan sekitar 166 miligram kolesterol, dan bahkan hampir tidak memberikan lemak jenuh.

5. Bandeng Presto
Ikan bandeng sebanyak 3 ons yang dimasak dengan panas kering mengandung 162 kalori, 22,4 g protein, 7,3 g lemak, 2,9 g lemak jenuh, 78 mg sodium, dan 57 mg kolesterol. Protein adalah kandungan makronutrisi tertinggi, yaitu sekitar 55 persen dari kalori dan lemak 45 persen. Porsi yang sama, bandeng menyediakan 116% vitamin B, yaitu 12, 44% niacin , 24% vitamin B6,  dan 15 persen asam pantotenat. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine merekomendasikan untuk orang dewasa untuk seri ng mengkonsumsinya. Keempat vitamin jenis vitamin yang disebutkan diatas adalah dari anggota vitamin B kompleks, yaitu jenis vitamin larut dalam air, yang berperan penting untuk metabolisme, fungsi sistem saraf pusat, kesehatan kulit, dan DNA, hormon dan pembentukan sel darah merah.

Bandeng juga mengandung jejak riboflavin, asam folat, dan vitamin A. Namun ikan bandeng ini  tidak banyak mengandung vitamin C, D, E, dan vitamin K. 3 ons jumlah sajian ikan bandeng menawarkan sebesar 25% fosfor dan selenium, yang harus dikondsumsi oleh orang dewasa setiap hari. Fosfor adalah mineral penting yang menjadi bagian integral dari oksigenasi sel darah merah, sementara itu selenium sangat penting untuk kelenjar tiroid dan fungsi kekebalan tubuh. Bandeng juga mengandung jejak mineral penting lain yaitu kalsium, zat besi, kalium dan seng.

0 komentar:

Posting Komentar