1. Lontong Kupang
Kupang segar mengandung
gizi, terutama protein, yang cukup banyak. Komponen gizi yang terkandung dalam
daging kupang meliputi kadar air 75,70%, kadar abu 3,09%, kadar protein 10,85%,
kadar lemak 2,68%, dan kadar karbohidrat 1,02%.
Kupang juga memiliki sumber
asam amino esensial yang baik. Kupang putih maupun kupang merah memiliki 17
asam amino, sedangkan dari 17 asam amino tersebut terkandung 10 macam asam
amino esensial yang diperlukan untuk tubuh, antara lain : treonin, valin,
metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, lisin, tripsin, histidin, dan
arginin. Asam amino esensial tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, tetapi
harus didapat dari makanan sehari-hari.
Kandungan mikronutrien
kupang yang bermanfaat bagi kesehatan yaitu Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng).
Zat besi diperlukan dalam tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah,
sedangkan Zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk metabolisme
dalam tubuh. Kupang juga mengandung asam-asam lemak yang dibutuhkan tubuh
manusia. Kupang merah mengandung 8,97 LA (asam linoleat), 2,77% EPA
(eikosapentanoat), 3,65% DHA (asam dokoheksanoat). Sedangkan kupang putih
mengandung 12,31% LNA (asam linoleat), 6,52% EPA, dan 6,61 DHA. Asam lemak
esensial omega-3 membentuk komponen yang melancarkan transportasi oksigen dan
nutrisi makro (protein, lemak, dan karbrohidrat) ke dalam sel-sel tubuh
sehingga dapat membantu pembuangan produk sisa metabolisme seperti
karbondioksida dari sel, sedangkan EPA sangat efektif mengurangi kerusakan
otot.
2. Kerupuk Udang
Kerupuk Udang mengandung energi
sebesar 17 kilokalori, protein 0,7 gram, karbohidrat 2,6 gram, lemak 1,5 gram,
kalsium 14,9 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0,06 miligram. Selain itu di dalam Kerupuk Udang juga
terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 miligram dan vitamin C 0
miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan
penelitian terhadap 5 gram Kerupuk Udang, dengan jumlah yang dapat dimakan
sebanyak 100 %.
3. Sate Kerang
Kerang sebenarnya rendah lemak dan
kalori, yaitu sepuluh kerang hanya mengandung kurang dari 100 kalori dan hanya
0.2g lemak jenuh. Kerang juga merupakan sumber mineral yang baik , yaitu
tembaga, yodium dan zinc, serta mengandung zat besi dan selenium. Kebanyakan
jenis kerang juga menyediakan kalium sebanyak 10 persen dari jumlah asupan yang
disarankan untuk setiap 100gramnya. Terakhir, kerang ternyata mengandung
vitamin A, vitamin E, juga merupakan sumber vitamin B kompleks yang baik.
Sudah lama orang beranggapan jika
kerang tinggi kolesterol, namun sebenarnya menurut ahli kesehatan ahli, hal itu
lebih rendah dari daging sapi dan ayam yang lebih sering kita makan. Ahli gizi
mengatakan bahwa asupan kolesterol perhari tidak boleh melebihi 300 miligram,
dan lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10 persen dari kebutuhan kalori
harian. Jadi 85 gram atau sekitar 15 kerang hanya memberikan sekitar 166
miligram kolesterol, dan bahkan hampir tidak memberikan lemak jenuh.
5. Bandeng Presto
Ikan bandeng sebanyak 3 ons yang
dimasak dengan panas kering mengandung 162 kalori, 22,4 g protein, 7,3 g lemak,
2,9 g lemak jenuh, 78 mg sodium, dan 57 mg kolesterol. Protein adalah kandungan
makronutrisi tertinggi, yaitu sekitar 55 persen dari kalori dan lemak 45
persen. Porsi yang sama, bandeng menyediakan 116% vitamin B, yaitu 12, 44%
niacin , 24% vitamin B6, dan 15 persen
asam pantotenat. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine
merekomendasikan untuk orang dewasa untuk seri ng mengkonsumsinya. Keempat
vitamin jenis vitamin yang disebutkan diatas adalah dari anggota vitamin B
kompleks, yaitu jenis vitamin larut dalam air, yang berperan penting untuk
metabolisme, fungsi sistem saraf pusat, kesehatan kulit, dan DNA, hormon dan
pembentukan sel darah merah.
Bandeng juga mengandung jejak riboflavin,
asam folat, dan vitamin A. Namun ikan bandeng ini tidak banyak mengandung vitamin C, D, E, dan
vitamin K. 3 ons jumlah sajian ikan bandeng menawarkan sebesar 25% fosfor dan
selenium, yang harus dikondsumsi oleh orang dewasa setiap hari. Fosfor adalah
mineral penting yang menjadi bagian integral dari oksigenasi sel darah merah,
sementara itu selenium sangat penting untuk kelenjar tiroid dan fungsi
kekebalan tubuh. Bandeng juga mengandung jejak mineral penting lain yaitu
kalsium, zat besi, kalium dan seng.
0 komentar:
Posting Komentar